Fungsi Cocopeat untuk Media Tanam dan Media Cangkok

Diposting pada

Cocopeat dikenal sebagai media tanam yang sudah sangat popular. Cocopeat ini banyak dipakai pada tanaman hias seperti Aglaonema dan lain sebagainya. Tidak hanya memiliki fungsi cocopeat untuk media tanam, cocopeat juga kerap dipakai sebagai media cangkok, serta sebagai campuran media tanam pada tumbuhan dengan pot.

 

Fungsi Cocopeat untuk Media Tanam

Cocopeat memang sangat terkenal sebagai media tanam yang sangat baik. Akan tetapi dalam penggunaan cocopeat untuk media tanam ini tidak bisa digunakan secara langsung. Alasan mengapa cocopeat ini tidak dapat dipakai langsung, dan harus menggunakan pencampuran dengan bahan lain, adalah karena memiliki kandungan zat tanin yang merupakan senyawa kimia alami yang ada didalamnya.

Zat tannin ini memiliki sifat yang anti gizi atau anti nutrisi, sehingga jika digunakan secara langsung sebagai media tanam, zat ini akan menimbulkan efek yang mampu menghambat proses metabolisme atau proses penyerapan tanaman terhadap unsur-unsur organic atau nutrisi.

Efek yang dihasilkan jika menggunakan cocopeat secara langsung akan membuat tanaman menjadi kerdil atau susah berkembang. Lalu bagaimana solusi yang tepat agar cocopeat ini aman untuk digunakan sebagai media tanam? Jangan khawatir, kamu bisa menggunakan cocopeat dengan aman dengan beberapa tips berikut ini :

1. Cara Pertama

Sebelum menggunakan media cocopeat, kamu bisa merendamnya dengan menggunakan air hingga sehari semalam. Lalu jika sudah sehari semalam, pada pagi harinya cocopeat akan diperas dan buang air yang terkandung. Kemudian cocopeat tersebut dibilang sebanyak 2 kali, hal tersebut dilakukan agar zat tanin di dalam cocopeat benar-benar hilang. Dan setelah itu cocopeat bisa dipakai untuk media tanam tumbuhan kamu.

2. Cara Kedua

Cara kedua ini hampir sama seperti cara pertama, yakni cocopeat akan direndam dengan air hingga sehari semalam, lalu diperas dan dibuang airnya. Selanjutnya, cocopeat akan direndam kembali dengan memberi tambahan zat pengatur tumbuh atau ZPT.

ZPT ini bisa berupa ZPT alami seperti yang terdapat pada bawang merah. Caranya ialah dengan menghancurkan bawang merah tersebut, lalu beri tambahan air, masukkan cocopeat ke dalam rendaman bawang merah dengan air tersebut, dan rendam hingga satu malam. Pada paginya, rendaman tadi akan diperas hingga air yang terkandung hilang. Setelah itu, angina-anginkan cocopeat hingga kering atau teksturnya agak lembab. Dan jika sudah, maka cocopeat bisa digunakan untuk media tanam.

 

Fungsi Cocopeat untuk Media Cangkok

Nah, selain sebagai media tanam tanaman hias yang baik, cocopeat juga bisa menjadi media cangkok yang bagus. Caranya pun cukup praktis, yakni hanya dengan memasukkan media cocopeat ke dalam cangkokan, pada awal hingga akhir pencangkokan, kamu tidak perlu melakukan penyiraman.

Hal tersebut karena sebelumnya cocopeat akan dibasahkan terlebih dahulu, asalkan tidak terlalu basah. Sebelum menggunakan cocopeat untuk media cangkok, cocopeat ini juga harus dicuci terlebih dahulu agar kandungan taninnya hilang sepenuhnya. Lalu cocopeat akan dijemur, hingga nantinya dapat dipakai. Sebelum menggunakannya pun kamu perlu memberikan air sedikit untuk sekedar lembab.

Akan tetapi, ada beberapa tanaman yang tidak bisa diberi campuran cocopeat pada proses cangkoknya. Sebab ada beberapa tanaman yang tidak bisa mengandung banyak kandungan air, seperti yang terkandung dalam cocopeat.

 

Itu dia beberapa penjelasan tentang fungsi cocopeat untuk media tanam. Untuk memudahkan kamu dalam menghasilkan cocopeat berkualitas, kamu bisa menggunakan mesin cocopeat dan mesin sabut kelapa. Sampai sini dulu pembahasan seputar topik tersebut, semoga dapat membantu dan menambah pengetahuan kamu mengenai fungsi cocopeat untuk media tanam ini.