Septic Tank Penuh Air? Ini Penyebab Serta Cara Mengatasinya

Diposting pada

Salah satu komponen yang perlu ada di setiap rumah adalah septic tank. Fungsinya yaitu sebagai saluran untuk menyimpan limbah manusia sebelum dibuang. Septic tank penuh air adalah salah satu kendala yang cukup umum. Terutama ketika musim hujan dimana banyak masalah septic tank banyak terjadi, misalnya penuh air dan mampet. Apabila dibiarkan, hal ini bisa menimbulkan masalah lebih lanjut.

 

Mengapa Kondisi Septic Tank Bisa Penuh Air?

Kemungkinan utama dari septic tank penuh air adalah terjadinya penyumbatan. Saat saluran pembuangannya tersumbat, otomatis air yang ada di dalamnya tidak bisa dialirkan. Air ini semakin banyak setiap kali WC digunakan. Akibatnya, air ini semakin penuh dan membuat WC tidak bisa menyedot lebih banyak. Baunya bisa menyebar kemana-mana karena kotoran yang menumpuk.

Tersumbatnya septic tank ditandai dengan beberapa kejadian yang bisa dilihat langsung. Genangan air yang ada di WC tidak bisa turun. Saat pengguna ingin menyiram kotoran, airnya terus tergenang bahkan bisa meluber kemana-mana. Kotoran yang ada tidak bisa masuk menuju saluran pembuangan walau sudah disiram dengan banyak air.

Hal ini tentu sangat mengganggu dan berpotensi menyebarkan bakteri dari WC ke berbagai tempat. Tandanya, ada sumbatan yang menghalangi saluran pembuangannya, sehingga kotoran tidak bisa masuk ke septic tank. Penghalang ini macam-macam, yang umum terjadi biasanya kerak yang menumpuk atau benda seperti pembalut, tissue, rambut, dan sebagainya.

Cara Mengatasi Septic Tank yang Penuh Air karena Tersumbat

Septic tank penuh air tentu mengganggu kenyamanan saat menggunakan WC. Terutama saat musim hujan, ketika volume air menjadi lebih banyak dari biasanya dan berpotensi menimbulkan genangan air meninggi. Hal ini bisa diatasi dengan beberapa solusi seperti berikut:

1. Membersihkan Sumbatan

Bersihkan kerak yang menyebabkan tersumbat dengan bahan alami. Contohnya mencampur baking soda bersama cuka sehingga sumbatan bisa digerus dan tidak menghambat pipa pembuangan. Bisa juga memakai larutan garam yang dicampur cuka. Banyak orang yang memakai soda api untuk mengatasi WC tersumbat, namun bahannya termasuk berbahaya sehingga berpotensi merusak pipa.

2. Mengganti Septic Tank dengan Jenis yang Ramah Lingkungan

Gantilah septic tank yang dipakai saat ini dengan jenis lain, terutama yang bersifat ramah lingkungan. Contoh produk dengan karakteristik ini adalah septic tank BioTech yang dikembangkan oleh Surya Utama Fibertek. Menggunakan produk ini baik untuk lingkungan rumah maupun sekitar, karena proses panjang yang terjadi saat pengolahan limbah.

Limbah yang terdapat dalam produk ini melewati proses penyaringan hingga desinfektan. Proses tersebut dikhususkan untuk membunuh bakteri berbahaya. Saat proses terakhir nantinya (pembuangan), kotoran yang tersisa sudah aman untuk dibuang karena bakterinya telah mati. Septic Tank ini bisa didapatkan melalui https://www.suryafibertek.co.id/septic-tank-biotech/.

3. Memakai Produk Anti Sumbat

Pakailah produk anti sumbat yang sudah banyak tersedia di toko saat ini. Ada banyak merek populer yang mampu mengatasi masalah septic tank penuh air. Bahan dari produk ini yaitu kimia abrasif yang cukup keras, sehingga aktif saat dicampur dengan air. Caranya adalah menuang bubuk atau cairan anti sumbatnya memakai takaran sesuai saran produknya.

Tunggu selama 5 hingga 10 menit agar bahan kimianya bekerja dan menggilas kotoran menumpuk. Bilaslah dengan air bersih, maka air yang penuh sudah bisa diminimalisir. Bahan abrasifnya sendiri tidak merusak septic tank karena bahannya sudah terbukti aman.

 

Demikian pembahasan mengenai penyebab septic tank penuh air serta bagaimana mengatasinya. Wajar jika ketika musim hujan banyak masalah terjadi di rumah terkait air. Debit air yang ada dalam tanah menurun saat curah hujan tinggi. Penyerapan limbah menuju tanah berkurang, sehingga banyak septic tank menjadi penuh dan tersumbat.